BRIDA KSB Dorong Semangat Berinovasi Melalui Program Anugerah Inovasi Daerah

  • Bagikan

ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Dalam upaya menumbuhkan budaya inovasi di tingkat daerah, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus melaksanakan berbagai program strategis yang berorientasi pada penguatan riset dan kreativitas masyarakat. Salah satu program unggulan yang kini menjadi perhatian besar adalah Anugerah Inovasi Daerah (AID) sebuah penghargaan yang diberikan kepada individu, kelompok, maupun instansi atas karya inovatif yang memiliki nilai guna dan dampak positif bagi masyarakat.

Kepala BRIDA KSB, Mars Anugrainsyah, S.Hut., M.Si., menjelaskan bahwa program Anugerah Inovasi Daerah merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap hasil-hasil inovasi yang lahir dari berbagai sektor di Sumbawa Barat. “Kami ingin memberikan penghargaan bagi para inovator lokal yang telah berkontribusi nyata dalam menciptakan solusi, teknologi, atau produk yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya kepada media, Rabu (12/11/2025).

Menurut Mars, penghargaan ini tidak hanya sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga stimulus bagi masyarakat agar terus berinovasi. BRIDA KSB memandang inovasi sebagai hasil hilirisasi dari kegiatan riset yang harus diberi ruang untuk berkembang dan diapresiasi secara terbuka. “Kita ingin memastikan bahwa hasil riset dan ide-ide kreatif masyarakat tidak berhenti di tahap penelitian saja, tapi benar-benar bisa diterapkan dan memberi nilai tambah bagi daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mars menegaskan bahwa tujuan utama dari Anugerah Inovasi Daerah adalah untuk memperkuat peran riset dalam pembangunan dan meningkatkan daya saing daerah. Melalui ajang ini, BRIDA KSB mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat agar dapat melahirkan inovasi yang berkelanjutan dan aplikatif.

“Anugerah Inovasi Daerah juga menjadi sarana untuk menemukan ide-ide segar dari masyarakat. Kadang, solusi sederhana dari warga justru memiliki potensi besar ketika dikembangkan secara ilmiah dan terarah,” tambah Mars.

Dalam pelaksanaannya, BRIDA KSB membuka peluang bagi masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, maupun lembaga swasta dan pemerintah untuk mengajukan karya inovatif mereka. Semua karya yang diajukan akan melalui proses seleksi dan penilaian oleh tim ahli berdasarkan aspek orisinalitas, manfaat sosial, dampak ekonomi, serta keberlanjutan inovasi tersebut.

Selain memberikan penghargaan, BRIDA KSB juga akan memberikan pendampingan dan fasilitasi pengembangan bagi inovasi yang dinilai memiliki potensi tinggi untuk diterapkan secara luas. Mars menjelaskan, langkah ini bertujuan agar inovasi yang dihasilkan tidak hanya berhenti pada seremoni penghargaan, tetapi dapat terus dikembangkan hingga memberi manfaat ekonomi bagi daerah.

“Kami ingin agar setiap inovasi yang muncul dari masyarakat Sumbawa Barat bisa menjadi contoh praktik baik, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tegas Mars.

Ia menambahkan bahwa ke depan, BRIDA KSB berencana untuk menjadikan Anugerah Inovasi Daerah sebagai agenda tahunan. Ajang ini diharapkan menjadi wadah bagi para peneliti muda, pelaku UMKM, dan masyarakat umum untuk menunjukkan kreativitas mereka serta memperkuat posisi Sumbawa Barat sebagai daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.

“Dengan adanya Anugerah Inovasi Daerah, kami ingin membangun semangat bahwa setiap warga bisa menjadi inovator. Karena inovasi tidak selalu datang dari laboratorium besar, tetapi bisa lahir dari keinginan sederhana untuk memperbaiki keadaan,” pungkas Mars dengan optimis.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *