Tanggapan Gubernur Zul soal Penambahan Dapil DPRD NTB

  • Bagikan

ZONAMERAHNEWS.NET, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah menanggapi rencana penambahan daerah pemilihan (dapil) anggota Dewan Perwakilan Daerah NTB pada Pilkada 2024. Menurutnya, pemecahan dapil NTB 8 menjadi dapil 9 dan 10 antara Kabupaten Dompu, Bima, dan Kota Bima akan menjadikan Pilkada 2024 berbeda dari Pilkada 2019.

“Saya memang belum sempat mengikuti perkembangannya. Tapi tentu KPU NTB punya pertimbangan-pertimbangan soal rencana penambahan dapil anggota DPRD ini,” ujar Zul kepada awak media ini, Senin (23/1/2023).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sedang berada di London ini menilai pemecahan dapil NTB 2 antara Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Barat sangat masuk akal. Mengingat pemilih di Kabupaten Dompu dan Lombok Utara masuk kategori jumlah yang cukup besar.

“Pemilih di Lombok Utara dan Dompu lumayan besar. Karakter dan masalah-masalah di dua daerah itu kan, yang dihadapi juga berbeda-beda. Pilkada 2024 mungkin agak berbeda nanti,” lanjut gubernur kelahiran Pulau Sumbawa ini.

Namun, ia mengaku PKS belum membahas secara khusus terkait rencana penambahan dapil dari 8 menjadi 10 pada Pilkada 2024. 

“(Kami di PKS) belum cek. Pasti sudah ada rapat khusus tentang ini,” katanya.

Gubernur pun menyerahkan sepenuhnya rencana penambahan dapil anggota DPRD NTB ke KPU. 

“Ya serahkan ke KPU ya,” pungkasnya. (ADV.ZMN.Yan) 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *