ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengajukan tambahan anggaran kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026.
Tambahan dana dinilai krusial menyusul melonjaknya jumlah atlet dan cabang olahraga yang akan ambil bagian dalam ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Ketua KONI KSB, Andi Laweng, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan dana awal sebesar Rp2 miliar untuk mendukung program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Namun, anggaran tersebut disebut belum cukup untuk menutup seluruh kebutuhan atlet selama masa persiapan.
“Anggaran Rp2 miliar itu memang sudah dicairkan untuk Pelatda, tetapi masih belum mencukupi. Karena itu kami akan mengajukan tambahan,” ujar Andi kepada media, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, kebutuhan anggaran tahun ini meningkat signifikan karena KSB akan memberangkatkan 618 atlet, naik sekitar 40 persen dibandingkan Porprov sebelumnya. Selain itu, bertambahnya jumlah cabang olahraga yang diikuti turut mempengaruhi besarnya kebutuhan pembiayaan.
“Besaran anggaran yang kami terima masih sama seperti tahun lalu, sementara jumlah atlet dan cabang olahraga bertambah. Tentu kebutuhan juga ikut meningkat,” jelasnya.
Andi menegaskan, KONI hanya berperan sebagai penghubung antara pemerintah daerah dengan para atlet serta pengurus cabang olahraga. Dana yang diterima nantinya akan disalurkan secara proporsional sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) masing-masing cabang olahraga, dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Sedikitnya 41 cabang olahraga diproyeksikan akan mewakili KSB dalam Porprov NTB 2026. Untuk mendukung seluruh kebutuhan tersebut, KONI telah mengajukan total anggaran sebesar Rp12 miliar kepada pemerintah daerah.
Anggaran itu dibagi dalam tiga klaster utama, yakni operasional Pelatda, akomodasi dan keberangkatan kontingen, serta penyiapan infrastruktur venue pertandingan, mengingat KSB juga akan berperan sebagai salah satu tuan rumah Porprov.
“Total usulan kami sekitar Rp12 miliar untuk memenuhi kebutuhan atlet, keberangkatan kontingen, hingga kesiapan venue pertandingan,” kata Andi.
Ia menambahkan, pemerintah daerah sejauh ini menunjukkan respons positif terhadap usulan tersebut. Bupati KSB disebut telah menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kesiapan atlet, mulai dari kebutuhan logistik hingga pembenahan fasilitas olahraga.
KONI berharap tambahan anggaran dapat segera direalisasikan agar para atlet tetap fokus menjalani latihan dan tampil maksimal saat bertanding nanti.
Sebagai bagian dari persiapan, Pelatda tahap pertama telah dilaksanakan sejak November hingga Desember 2025, sedangkan Pelatda tahap kedua kini tengah berlangsung dan dijadwalkan rampung pada Juni 2026.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan anggaran yang memadai, KSB optimistis mampu mencatat prestasi membanggakandi Porprov NTB 2026. (**)












