ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Komitmen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ Sumbawa Barat dalam memberikan pelayanan kesehatan optimal tidak hanya terbatas di dalam dinding rumah sakit. Mengusung semangat “jemput bola”, pihak manajemen turun langsung menyapa warga melalui kegiatan Sosialisasi Layanan Kesehatan yang digelar di Kecamatan Taliwang.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, transparan, dan terpercaya mengenai berbagai fasilitas medis serta program pelayanan yang tersedia di RSUD Asy-Syifa’.
Direktur RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat, Andy Suhaeri, S.ST., M.M.Inov menegaskan bahwa kemudahan akses informasi merupakan fondasi utama dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang prima dan inklusif.
“Tak hanya menunggu di rumah sakit, kami hadir lebih dekat di tengah masyarakat. Karena pelayanan terbaik dimulai dari masyarakat yang mendapatkan informasi dengan baik,” ujar Andy Suhaeri kepada media, Rabu (15/7/2026).
Melalui sosialisasi ini, masyarakat Taliwang diberikan pemahaman mendalam mengenai alur pelayanan, fasilitas medis terkini, hak-hak pasien, hingga berbagai program jaminan kesehatan yang dapat dimanfaatkan.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung interaktif ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Kehadiran jajaran RSUD Asy-Syifa’ di tengah-tengah pemukiman warga dinilai sangat membantu memangkas jarak dan kecanggungan masyarakat dalam mengurus administrasi serta tindakan medis.
Selain memaparkan program unggulan rumah sakit, pertemuan ini juga menjadi wadah dialog terbuka untuk mendengarkan langsung masukan, aspirasi, serta kendala yang selama ini dirasakan masyarakat saat mengakses layanan kesehatan.
Langkah inovatif RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat dalam menyambangi kecamatan-kecamatan menjadi bukti nyata transformasi pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan pasien.
Dengan terus hadir di tengah masyarakat, RSUD Asy-Syifa’ berharap tingkat literasi kesehatan warga semakin meningkat, sehingga proses pencegahan dan penanganan penyakit di Kabupaten Sumbawa Barat dapat berjalan lebih cepat dan efektif. (**)












