ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Pengelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seteluk Tengah, Sumbawa Barat, Sadiah, menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan keamanan makanan yang didistribusikan ke anak didik, balita, busui dan bumil. Komitmen tersebut dijalankan melalui pengawasan ketat sejak proses pengadaan bahan pangan hingga pendistribusian makanan siap santap.
Menurut Sadiah, SPPG Seteluk Tengah telah memiliki tim Ahli Gizi yang bertugas mengontrol mutu makanan di setiap ompreng yang disajikan. Selain itu, seluruh proses kerja telah mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari pembelian bahan makanan, proses memasak, hingga pengiriman ke Sekolah.
“Setiap makanan yang kami kirim sudah melalui proses sertifikasi kelayakan dan dipastikan higienis sebelum sampai ke penerima manfaat,” kata Owner Dapur SPPG Seteluk Tengah, Sadiah kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Untuk memastikan SOP berjalan dengan baik, SPPG Seteluk Tengah menerapkan sistem pengawasan berlapis. Pengawasan dilakukan secara langsung dengan mendatangi setiap divisi yang ada di dapur dan juga memantau dengan menggunakan CCTV yang tersambung dengan Handphone pribadi, sehingga pantauan dilakukan selama 24 jam sepanjang aktivitas operasional berjalan.
“Kami pantau terus seluruh petugas bekerja sesuai SOP yang sudah disampaikan. Ini penting karena prosesnya melibatkan banyak orang,” ujarnya.
Lanjut Sadiah, setiap makanan yang akan dikirim ke sekolah terlebih dahulu melalui uji organoleptik, yaitu pengujian rasa, aroma, dan tampilan. Makanan juga tidak langsung dikirim, melainkan disajikan dan dicicipi terlebih dahulu sebagai sampel kelayakan konsumsi.
“Kami juga menyimpan sampel menu harian di dalam lemari pendingin sebagai bagian dari prosedur pengendalian mutu, diuji lebih dulu untuk memastikan benar-benar layak dikonsumsi,” tambahnya.
Sadiah menegaskan, langkah-langkah tersebut, menjadi bentuk tanggung jawab SPPG Seteluk Tengah dalam memastikan siswa menerima makanan yang sehat, aman, dan berkualitas. Saat ini SPPG Seteluk Tengah telah memiliki sertifikat SLHS, sertifikat halal dan sertifikat koki untuk 2 pegawai di ruang produksi.
Selain itu, Sadiah mengatakan, berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kebersihan dan keamanan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diperketat secara komprehensif untuk mencegah keracunan makan.
“Sesuai dengan arahan bapak Presiden, untuk kebersihan lingkungan, pengelolaan Dapur SPPG Seteluk Tengah berkomitmen untuk melaksanakan Korve Lingkungan setiap hari Sabtu,” demikian Sadiah. (**)












