ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, MM mengaku sangat konsen dengan setiap detik perkembangan pembangunan pabrik pemurnian tembaga milik Amman Mineral. Sebab smelter tersebut menjadi kata kunci eksistensinya KSB menjadi kawasan industri kedepannya.
“Sumbawa Barat sudah dicanangkan sebagai salah satu kawasan industri nasional dan itu semakin memacu kita untuk mendorong PT. AMIN bekerja semakin keras merampungkan fasilitas smelter sebagai langkah awal hilirisasi,” ungkap Bupati, beberapa waktu lalu.
Bupati bahkan menyebut, betapa pesatnya kemajuan pekerjaan proyek smelter tersebut.
“Ini hasil pantauan, dibandingkan enam bulan lalu, perkembangan progress smelter sangat signifikan, terlebih lagi karena saya hampir setiap minggu melewati area tersebut,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan hasil tinjauan dan pemaparan manajemen PT. AMNT dan sejumlah pihak. Komisi VII DPR RI menyatakan menyiapkan rekomendasi mengenai pembangunan smelter AMIN.
Bupati sedikit menyampaikan bahwa berdasarkan hasil kunjungan kerja Komisi VII DPR RI beberapa waktu lalu ke smelter akan menyiapkan sejumlah rekomendasi untuk menjadi bahan pertimbangan pemerintah terkait waktu penyelesaian konstruksi smelter dan juga pelarangan ekspor mineral. Dimana salah satu catatan itu adalah mengenai kendala pandemi Covid-19 yang dihadapi selama ini oleh PT. AMIN.
“Situasi itu tentu perlu menjadi pertimbangan pemerintah terkait tenggat waktu penyelesaian smelter. Namun kembali lagi, keputusan tetap berada di tangan pemerintah,” imbuh Bupati.
Bupati mengakui, bahwa PT. AMNT mampu memperlihatkan komitmen serius dalam membangun smelter, yang terbukti dengan adanya kemajuan-kemajuan di sisi konstruksi maupun persiapan fasilitas teknis. Apalagi ditargetkan akan beroperasi pada Juni 2023 melalui UU No.3/2020 dan memegang peran kunci dalam upaya Indonesia menjajaki industri hilir komoditas mineral.
“Jadi kita apresiasi kemajuan pembangunannya. Ini terus didorong sebagai tujuan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan tumbuhnya ekonomi,” tandas Bupati. (ZMN.Yan)
ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, MM mengaku sangat konsen dengan setiap detik perkembangan pembangunan pabrik pemurnian tembaga milik Amman Mineral. Sebab smelter tersebut menjadi kata kunci eksistensinya KSB menjadi kawasan industri kedepannya.
“Sumbawa Barat sudah dicanangkan sebagai salah satu kawasan industri nasional dan itu semakin memacu kita untuk mendorong PT. AMIN bekerja semakin keras merampungkan fasilitas smelter sebagai langkah awal hilirisasi,” ungkap Bupati, beberapa waktu lalu.
Bupati bahkan menyebut, betapa pesatnya kemajuan pekerjaan proyek smelter tersebut.
“Ini hasil pantauan, dibandingkan enam bulan lalu, perkembangan progress smelter sangat signifikan, terlebih lagi karena saya hampir setiap minggu melewati area tersebut,” katanya.
Sementara itu berdasarkan hasil tinjauan dan pemaparan manajemen PT. AMNT dan sejumlah pihak. Komisi VII DPR RI menyatakan menyiapkan rekomendasi mengenai pembangunan smelter AMIN.
Bupati sedikit menyampaikan bahwa berdasarkan hasil kunjungan kerja Komisi VII DPR RI beberapa waktu lalu ke smelter akan menyiapkan sejumlah rekomendasi untuk menjadi bahan pertimbangan pemerintah terkait waktu penyelesaian konstruksi smelter dan juga pelarangan ekspor mineral. Dimana salah satu catatan itu adalah mengenai kendala pandemi Covid-19 yang dihadapi selama ini oleh PT. AMIN.
“Situasi itu tentu perlu menjadi pertimbangan pemerintah terkait tenggat waktu penyelesaian smelter. Namun kembali lagi, keputusan tetap berada di tangan pemerintah,” imbuh Bupati.
Bupati mengakui, bahwa PT. AMNT mampu memperlihatkan komitmen serius dalam membangun smelter, yang terbukti dengan adanya kemajuan-kemajuan di sisi konstruksi maupun persiapan fasilitas teknis. Apalagi ditargetkan akan beroperasi pada Juni 2023 melalui UU No.3/2020 dan memegang peran kunci dalam upaya Indonesia menjajaki industri hilir komoditas mineral.
“Jadi kita apresiasi kemajuan pembangunannya. Ini terus didorong sebagai tujuan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan tumbuhnya ekonomi,” tandas Bupati. (ZMN.Yan)












