Praktik “Mafia” Harga Emas di Taliwang Terendus, Pengamat Lontarkan Peringatan Keras!

  • Bagikan

ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Ketenangan industri pertambangan rakyat di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terusik. Praktik jual beli emas gelondongan yang dinilai tidak wajar dalam tiga bulan terakhir memicu reaksi keras dari tokoh masyarakat sekaligus pengamat lokal, Bulyadi. Ia mensinyalir adanya permainan harga yang sistematis dan merugikan para penambang tradisional.

Dalam pernyataan resminya yang diterima media, Kamis (23/4/2026), Bulyadi tidak lagi menggunakan nada diplomatis. Ia secara terbuka memberikan peringatan bagi para pembeli atau “cukong” emas yang diduga melakukan praktik curang dalam menentukan harga beli.

“Dengan ini saya sampaikan warning keras dan terbuka agar jangan coba-coba bermain api di Kecamatan Taliwang,” tegas Bory sapaan akrbanya dengan nada geram.

Bory mengungkapkan, bahwa dirinya telah melakukan pemantauan intensif selama 90 hari terakhir. Berdasarkan hasil pengamatannya, terdapat pola fluktuasi harga yang tidak masuk akal dan melenceng dari standar pasar yang lazim.

Bory menilai, ada upaya terstruktur untuk menekan harga di tingkat bawah (penambang), sementara para pembeli mengambil margin keuntungan yang tidak etis di tengah peluh keringat pekerja tambang.

Meski mengantongi detail mengenai modus operandi yang dilakukan para oknum tersebut, Bory memilih untuk tidak membongkar seluruh kartu di depan publik saat ini karena alasan prinsipil. Namun, ia memberikan pesan moral yang sangat menohok terkait etika berbisnis di wilayah orang lain.

“Saya ingatkan agar kalian kembali pada pepatah di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Jangan datang ke sini hanya untuk menghisap darah para penambang dengan cara-cara yang kotor,” tambahnya.

Bory menegaskan, pasar emas gelondongan di Taliwang merupakan urat nadi ekonomi bagi ribuan warga. Jika fluktuasi harga terus “dipermainkan” oleh segelintir spekulan, hal ini tidak hanya merusak ekosistem bisnis, tetapi juga berpotensi memicu gejolak sosial di tengah masyarakat pertambangan.

Hingga berita ini diturunkan, para pelaku usaha jual beli emas di Taliwang belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan “praktik tidak lazim” tersebut. Namun, pernyataan Bory ini diprediksi akan menjadi bola salju yang memicu pengawasan lebih ketat dari otoritas terkait.

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *