ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Standar profesionalisme Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa Barat dipertanyakan. Bank plat merah ini menuai kecaman keras setelah muncul dugaan perlakuan kasar dan tidak beretika dari oknum petugas keamanan terhadap orang tua atlet yang tengah mengurus administrasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Rabu (29/4/2026).
Insiden ini menimpa Agusti Lanang Mediar, Ketua MPC Pemuda Pancasila Sumbawa Barat sekaligus orang tua atlet pelajar.
Agusti yang berniat meminta kebijakan antrian bagi para atlet agar tidak mengganggu jam sekolah, justru dibalas dengan ucapan yang dinilai menghina oleh oknum satpam bank tersebut.
“Kami hanya meminta kebijakan agar atlet pelajar ini dilayani tanpa harus antre lama karena mereka membawa nama daerah. Tapi justru muncul ucapan yang tidak pantas dari petugas keamanan,” tegas Agusti dengan nada geram.
Ia menyayangkan sikap kaku dan arogansi petugas yang dinilai buta terhadap kepentingan daerah. Menurutnya, bank daerah seharusnya menjadi mitra yang memudahkan urusan administratif atlet, bukan malah menjadi penghambat dengan etika pelayanan yang buruk.
“Anak-anak ini pejuang daerah. Sudah semestinya ada kemudahan, bukan justru dipersulit atau diperlakukan tidak sopan,” imbuhnya.
Mendapat tamparan keras atas kinerja bawahannya, Supervisor Pelayanan Bank NTB Syariah, Andi, langsung bereaksi. Ia menyampaikan permohonan maaf terbuka dan berjanji akan memberikan tindakan tegas kepada oknum yang terlibat.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Hari ini juga petugas terkait kami panggil untuk dimintai penjelasan dan akan ada evaluasi internal,” kata Andi.
Meski pihak bank telah meminta maaf, insiden ini menjadi catatan merah bagi Bank NTB Syariah dalam mengelola sumber daya manusia di garda terdepan pelayanan. Publik kini menanti langkah nyata manajemen agar perilaku antikritik dan tidak sopan dari petugas keamanan tidak lagi mencoreng citra perbankan syariah di Bumi Pariri Lema Bariri. (ZMN.Yan)












