ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat | NTB – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Amar Nurmansyah, ST., M.Si menerima Tim Unicef dalam rangka kunjungan ke beberapa lokasi yang ada di KSB.
Lokasi yang dikunjungi Tim Unicef yaitu, Desa Mujahidin Kecamatan Brang Ene, SDN 01 Taliwang, lokasi penerapan penyedotan Go Pinky dan lokasi IPLT pembuatan septic tank.
Diakhir kunjungan tanggal 14-15 September 2022, Tim Unicef kemudian melakukan penyampaian laporan kepada Pemerintah Daerah KSB dalam rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Sekda, Amar Nurmansyah, ST., M.Si, didampingi Asisten 2 Suhadi, SP dan Asisten 3 Supiarno, Kepala Dinas Kesehatan, Ernawati, S.Km, dan beberapa perwakilan jajaran Dinas.
“Terimakasih atas kunjungannya. Terhadap apa yang telah dilihat di lapangan tentu ini akan menjadi penilaian tersendiri, dan ini tentu akan menjadi pemantik buat kami. Jangan sampai kami merasa menjadi yang terbaik, padahal dilapangan masih ada yang perlu dibenahi. Ada peluang yang perlu kami raih seperti potensi keunggulan di sekolah, mungkin perlu kita benahi untuk bisa lebih baik,” pungkas Sekda.
Sementara itu, Chief Wash Unicef Indonesia, Mr. Kannan bersama Rostia La Ode Pado Wash Officer Kantor Unicef Perwakilan NTT dan NTB menyampaikan, bahwa tim telah melakukan kunjungan di beberapa lokasi yaitu Desa Mujahidin, Desa Lampok, SDN 01 Taliwang, dan lokasi pembuatan Septic Tank.
“Beberapa catatan yang ditemukan yang pertama, bahwa dalam pendekatan sedot tinja, dan septic tank bagi masyarakat, agar bisa dilakukan dengan sistem blended/campuran yaitu dimana perlu dilakukan sistem pembiayaan dari Pemerintah, dari Baznas bagi yang tidak mampu. Intinya tidak boleh gratis biar ini bisa berkelanjutan. Yang kedua Unicef berkomitmen mendorong penyusunan regulasi terkait retribusi dan melakukan kampanye terhadap pentingnya sanitasi aman, dan yang ketiga mendukung inspeksi terkait tindak lanjut sanitasi aman berkelanjutan,” jelas Mr. Kannan.
Terkait kunjungan ke lokasi SDN 1 Taliwang, Mr. Kannan memberikan penilaian sangat baik terkait dengan penerapan 5 pilar STBM, penyediaan pojok baca, pengadaan toilet, dan ia berharap agar akopsi di tahun depan ini bisa diusulkan untuk penghargaan dalam SDGes 6 untuk Sanitasi Sekolah.
“Sementara penilaian terhadap IPLT, memberikan penilaian sangat bagus. KSB memiliki keunggulan pada database. Demikian pula pada brand Go Pinki diharapkan agar ini bisa dimaksimalkan dengan cara semua truk bisa diberi brand go pinki sehingga kelihatan menarik. Diharapkan kedepannya agar dapat dilakukan sharing praktek baik dengan daerah-daerah lain,” tandasnya. (ADV.KOMINFOKSB.ZMN.Yan)












