ZONAMERAHNEWS.NET, Mataram — Dalam keterangan persnya, Ketua Umum Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM-NTB), Lalu Hizzi mengatakan jika ada kelompok dari manapun dan dengan dalih dan alasan apapun untuk melakukan aksi demonstrasi ke ITDC menjelang Event MotoGP maka itu dapat dikategorikan kelompok perusuh.
Karena jelas aksi tersebut akan mencoreng nama baik Indonesia dan NTB khususnya di mata masyarakat dunia.
“Selama ini rakyat sudah lelah berjuang melawan pandemi Covid-19 dalam kondisi ekonomi yang sedang sulit akibat kebijakan pemerintah memberlakukan PPKM dengan rentan waktu yang cukup panjang dan nyaris mematikan giat ekonomi terutama di sektor pariwisata. Oleh karenanya keberadaan KEK dengan Race MotoGP yang ada di Mandalika adalah satu-satunya andalan NTB untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dengan cepat,” kata Lalu Hizzi.
ALARM NTB juga mendesak pemerintah pusat dalam hal ini ITDC agar segera mengambil langkah transparan dengan menjelaskan secara masif kondisi persoalan yang masih terjadi di kawasan tersebut, sehingga masyarakat paham dan tidak berpendapat serta berspekulasi macam-macam.
“Pandangan saya bahwa sudah sepatutnya pemerintah mengklarifikasi persepsi-persepsi buruk yang memantik rencana-rencana aksi massa tersebut. Seharusnya ITDC berbicara kepada publik menjelaskan sejelas-jelasnya,” tutup Lalu Hizzi. (ZMN.Yan)












