ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Dalam rangka pengembangan destinasi pariwisata di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), sangat dibutuhkan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pariwisata yang dominan dalam melaksanakan tupoksinya dalam mengembangkan potensi pariwisata.
“Dalam hal ini kita harapkan peran Dinas Perindagkop & UMKM untuk membina para pelaku ekonomi kreatif yang ada di KSB, dikarenakan pengembangan sektor pariwisata tanpa penguatan UMKM (Ekonomi Kreatif) tentu tidak bisa maksimal, termasuk bidang kebudayaan juga harus mendukung visi pengembangan pariwisata daerah,” kata Aheruddin kepada awak media ini, Rabu (15/03/2023).
Aher menambahkan, penguatan SDM Pariwisata sejauh ini sedang digalakkan oleh Pemda atau pun yang sedang dimaksimalkan oleh pihak ketiga seperti PT AMNT, sebagaimana diketahui berbagai pelatihan sudah dilakukan.
“Artinya, kolaborasi para pihak dimaksud harus dijadikan sebagai semangat bersama untuk menghasilkan produk unggulan pariwisata KSB,” kata dia.
Menurut Aher, menjadi bagian target jangka panjang, namun dari sisi lain perlu merancang pola pengembangannya.
“Kalau ada event agar tidak bersifat jangka pendek tapi jangka panjang, karena banyak event yang kita laksanakan ini lebih kepada seremonial jangka pendek saja tanpa ada tindak lanjut nya,” ungkapnya.
Aher menjelaskan, seperti contoh keberadaan Pariwisata Mantar harus dimaksimalkan kembali, maupun destinasi pariwisata di wilayah selatan seperti sektor perhotelan, obyek wisata pantai harus digarap karena kedepannya KSB akan menjadi daerah yang akan ramai, dan tak menutup kemungkinan menjadi daerah tujuan pariwisata terlebih lagi dengan adanya industri smelter yang sangat membutuhkan hotel
“Jadi kita harus persiapkan segala aspeknya, tentu menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi dinas terkait khususnya untuk menyiapkan strategi, siapkan aksi. Dengan berkolaborasi semua OPD terkait untuk memaksimalkan target output dari setiap kegiatan di program pariwisata,” tandas Aherudin. (ZMN.Yan)












