ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat | NTB – Menjelang Pemilihan Kepala Desa Serentak 2022, Seteluk Atas menjadi sorotan soal beredarnya isu dugaan ada campur tangan penguasa untuk memenangkan salah satu calon.
Bukan hanya itu, dugaan kuat lainya yang tidak bisa dibendung adalah peran oknum penguasa tersebut untuk memenangkan salah satu calon dengan cara politik uang.
Keterangan sejumlah warga mengaku isu politik uang menyeruak di Pilkades Seteluk Atas. Isu dugaan keterlibatan oknum pejabat dan penguasa semakin memicu provokasi -provokasi.
Informasi yang masuk ke redaksi zonamerahnews.net menyebutkan potensi keributan karena ada pejabat saat malam pemilihan datang sholat subuh di Seteluk Atas yang disebut akan memicu provokasi.
Kapolsek Seteluk, IPTU Zainal Abidin saat ditanya oleh awak media ini, Sabtu, (22/10/22) soal beredarnya isu tersebut mengatakan, bahwa tentang pelanggaran Pilkades tentunya Panwas Pilkades di tingkat Desa dan Kecamatan yang berperan.
“Untuk antisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu kondusifitas wilayah, tentunya kami akan meningkatkan Patroli Rutin yang ditingkatkan mas,” ucapnya.
Kapolsek menyampaikan, tempo hari PPKD juga sudah memasang banner tentang himbauan Pilkades Damai itu juga merupakan salah satu edukasi ke masyarakat.
“Mari kita semua mendukung Pilkades yang sejuk, damai dan bermartabat,” pungkas Kapolsek. (ZMN.Yan)












