ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat — Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM memberikan penekanan kepada pejabat yang menempati OPD baru Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), agar dapat mendorong tumbuhnya inovasi-inovasi baru kedepanya.
“OPD yang merupakan peleburan dari Bappeda dan Litbang KSB memiliki tanggung jawab khusus, agar bagaimana inovasi yang ada di Sumbawa Barat dalam bentuk riset dapat diterapkan oleh lingkup pemerintah maupun masyarakat,” kata Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM saat diwawancarai awak media ini, Rabu, (13/422).
Dilanjutkan Bupati, jika dilihat secara nasional, menurut Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, bahwa alasan pembentukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), karena Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) belum secara maksimal menerapkan inovasi itu sendiri.
“Demi memecah kebuntuan dari riset ke inovasi, pemerintah membentuk BRIN yang diharapkan bisa mensinergikan semua potensi riset. Potensi riset dan inovasi yang ada tidak hanya ada di perguruan tinggi, tapi juga Litbang di Kementerian, BUMN, Perusahaan Swasta, dan ada di masyarakat sendiri,” paparnya.
Maka dari itu, pemerintah bertugas memfasilitasi agar dunia usaha bisa memahami apa yang dilakukan oleh dunia penelitian dan perguruan tinggi. Dunia perguruan tinggi juga bisa membaca apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan pasar serta dunia usaha.
“Pemerintah berada pada posisi di tengah-tengahnya, yaitu memfasilitasi dan mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Dengan begitu, akan adanya sinergi yang lebih dalam dari seluruh komponen untuk penelitian, pengembangan dan inovasi di Indonesia,” paparnya
Bupati Berharap, dengan keberadaan Brida KSB dapat mendorong tumbuhnya inovasi. Karena menurut Bupati, melalui inovasi maka waktu pelayanan bisa kita perpendek, seperti contohnya pengurusan arsip yang ada di masing-masing SKPD. Demikian juga berkaitan dengan posisi KSB dalam inovasi daerah, saat ini KSB berada pada posisi papan tengah.
“Dengan adanya Brida, tentu ini akan dapat ditangani secara khusus dan yang terpenting adalah bagaimana riset-riset yang dihasilkan dari Pemerintah Daerah dapat diterapkan di lingkungan perusahaan dan juga masyarakat,” tutup Bupati Sumbawa Barat. (ZMN.Yan)












