ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tetap membuka pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam pada libur nasional dan cuti bersama lebaran Idul Adha 1446 Hijriyah 2025.
“Hari libur lebaran Idul Adha besok, pelayanan IGD tetap buka 24 jam, seperti hari biasanya, jadi tidak perlu khawatir, kami tetap siap siaga menerima masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan,” kata Direktur RSUD Asy Syifa’ KSB, dr. Carlof, M.MRS., MQM., kepada awak media ini, Selasa (3/6/2025).
Dilanjutkannya, pelayanan IGD 24 jam tersebut, sebagai bentuk kesiapsiagaan fasilitas kesehatan RSUD Asy Syifa’ dalam menghadapi momentum arus mudik dan arus balik serta libur Lebaran Idul Adha 2025.
Dia juga mengatakan, untuk pelayanan di instalasi rawat inap, instalasi bedah sentral, dan instalasi pelayanan penunjang lainnya berjalan seperti biasanya dengan pengaturan jadwal jaga oleh masing-masing kepala instalasi atau unit atau kelompok staf medis.
“Untuk ruang rawat senantiasa siap siaga dalam menghadapi segala kemungkinan terjadinya wabah dan bencana selama libur Lebaran,” katanya.
Ia menyampaikan, untuk pelayanan Rawat Jalan tutup selama tanggal 6 sampai 9 Juni 2025, dan akan buka kembali mulai hari Selasa, 10 Juni 2025.
“Pelayanan Hemodialisa atau cuci darah hanya tutup pada tanggal 6 Juni 2025 saja, tanggal 7 dan 9 Juni tetap buka melayani pasien seperti biasa,” ujarnya.
Untuk diketahui, kata dr. Carlof, yang paling penting juga adalah layanan KSB Maju Kesehatan tetap siap siaga 24 jam, baik itu bantuan biaya pendamping bagi pasien rawat inap di RS luar KSB, bantuan biaya ambulans rujukan ke RS luar daerah, dan bantuan pemulangan jenazah dari RS ke rumah duka di KSB.
“Sebagai informasi tambahan juga kami sampaikan data per tanggal 3 Juni 2025, untuk penerima layanan KSB Maju Kesehatan adalah sebagai berikut, TRC Ambulans 40 orang, Bantuan biaya pendamping 25 orang, Bantuan pemulangan jenazah dari luar KSB 5 orang, dari RSUD Asy Syifa’ 7 orang, Bantuan biaya ambulance rujukan (tidak punya jaminan) 1 orang, dan Bantuan talangan biaya ambulan rujukan 8 orang. Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat KSB,” tandasnya. (**)












