ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Dosen FKIP Universitas Cordova (UNDOVA) melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Kementrian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sukses melaksanakan kegiatan pelatihan inovatif bertajuk Inovasi Pengembangan LMS dan E-Modul Bermuatan Kearifan Lokal untuk Tutor SKB Sumbawa Barat. Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme ini dipimpin oleh Rizka Donny Agung, S.Pd., M.Pd., dengan dukungan anggota tim Hamdani, M.Pd, Sopan Hidayat, S.Pd., M.Ed dan beberapa mahasiswa FKIP UNDOVA. Program ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan seperti, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada Tutor SKB Sumbawa Barat.
Pelatihan ini diselenggarakan untuk memberikan bekal kepada para tutor dalam memanfaatkan Learning Management System (LMS) berbasis Google Sites. Lebih dari sekadar pelatihan teknis, PKM UNDOVA ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam media pembelajaran digital, menciptakan e-modul yang lebih relevan dengan budaya dan lingkungan siswa di wilayah tersebut. Menurut Ketua PKM, Rizka Donny Agung, program ini adalah wujud komitmen UNDOVA untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi yang selaras dengan identitas dan kebutuhan lokal.
Kepala SKB Boto Sumbawa Barat, Hadijah, S.Pd., kepada awak media ini menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya membekali tutor dengan kemampuan teknologi terkini, tetapi juga menekankan pentingnya menyusun konten pembelajaran yang dekat dengan kehidupan peserta didik. “Pelatihan ini sangat relevan bagi tutor kami yang berperan penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi para peserta didik di SKB Boto,” ujar Hadijah.

Para tutor menyambut pelatihan ini dengan semangat yang tinggi. Mereka mengikuti setiap sesi pelatihan secara aktif, dengan harapan dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh. Selain mempelajari cara membangun LMS, para peserta juga mendapat kesempatan untuk membuat e-modul yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya dan lingkungan lokal Sumbawa Barat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keterikatan dan pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran.
Selain itu, Pemateri I, Sopan Hidayat, S.Pd., M.Ed., menyampaikan bahwa LMS berbasis Google Sites adalah solusi praktis untuk menunjang proses belajar mengajar di berbagai kondisi. Pemateri II, Rizka Donny Agung, M.Pd., menjelaskan E-modul yang berbasis kearifan lokal memiliki kekuatan untuk membangkitkan minat siswa dan membangun keterikatan emosional dalam pembelajaran. “Pembelajaran berbasis lokalitas ini diharapkan dapat lebih efektif dalam menjangkau siswa dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih relevan dan menarik,” jelas Donny.

Kegiatan PKM ini memperkuat komitmen UNDOVA dalam memajukan pendidikan di daerah Sumbawa Barat, terutama dalam menghadapi tantangan pengajaran di era digital yang membutuhkan inovasi dan adaptasi lokal. UNDOVA berencana melanjutkan program serupa ke depan, memperluas kerja sama dengan SKB dan lembaga pendidikan lainnya di Sumbawa Barat dan sekitarnya, guna mendorong pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan.
PKM UNDOVA ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan keterampilan teknologi para tutor sekaligus memupuk kebanggaan akan kearifan lokal. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas profesional para tutor, tetapi juga menciptakan peluang kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dengan komunitas pendidikan nonformal di Sumbawa Barat. (**)












