(Foto: Nurjannah Anggota DPRD KSB)
ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Anggota DPRD Sumbawa Barat, Nurjannah meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menaikan alokasi dana pengamanan Harga Dasar Gabah (HDG). Permintaan tersebut disebabkan anjloknya harga gabah pada saat musim panen.
Tidak hanya itu, Nurjannah menyebutkan, kenaikan HGD juga untuk menstabilisasi harga sesuai dengan Permendag 24 tahun 2020, yang awalnya Rp 2 milyar menjadi Rp 10 milyar.
“Kami meminta, dana HDG itu di tambah Rp 8 milyar. Sehingga totalnya menjadi 10 milyar,” kata anggota Komisi II, Nurjannah usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Bulog, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Dinas Koperindag, Rabu (8/2/2023).
Nurjannah mengatakan, jumlah dana HDG yang ada saat ini belum maksimal dalam mengamankan harga pembelian gabah petani secara menyeluruh. Sehingga, dengan adanya penambahan itu, petani tidak lagi merasa was-was soal harga.
“Apa yang disampaikan oleh teman-teman Komisi II ini, kiranya menjadi atensi pemerintah. Apalagi, dalam waktu dekat panen raya dimulai,” ujar politisi PDIP itu.
Dilanjutkannya, jika di kemudian hari Pemda lantas mengamini permintaan Komisi II ini, maka selanjutnya dibahas pula secara teknis mengenai penggunaan dana tersebut. Apakah tetap seperti kerjasama dengan 9 mitra yang ada atau menggunakan formulasi baru.
“Jangan sampai petani kita tiap tahun dihadapkan dengan harga yang rendah, sementara mereka mengeluarkan biaya besar saat pemeliharaan. Ini persoalan tahunan yang harus diamputasi,” tandas Nurjannah. (ZMN.Yan)












