ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana atau yang lebih dikenal sebagai Gerakan Pramuka, diharapkan bisa menjadi wadah untuk membentuk generasi muda penggerak di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
“Kata Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti jiwa muda yang suka berkarya. Jadi harapan kami, dengan gerakan pramuka ini dapat tercipta generasi muda yang kreatif dan inovatif di KSB,” kata Fud Syaifuddin, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumbawa Barat, Jum’at, (13/1/2023).
Sambung Fud yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati KSB, keperamukaan merupakan proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah dan praktis, yang dilakukan di alam terbuka.
“Dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan, sasaran akhirnya adalah pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti luhur. Kepramukaan merupakan sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat, dan bangsa Indonesia,” terang Fud.
Sehingga pada training center dalam rangka persiapan menuju lomba tingkat IV Kwarda NTB, ia berpesan kepada para kader Pramuka SMPN 1 dan SMPN 2 Seteluk, agar mengikuti training secara maksimal, serta menjaga nama baik KSB pada ajang lomba tingkat IV Kwarda NTB.
“Berikan yang terbaik pada lomba tingkat IV Provinsi NTB, jaga nama baik KSB dan seluruh kader Pramuka. Gunakan kesempatan training ini secara maksimal, karena masih banyak kegiatan-kegiatan berikutnya yang akan kalian lakukan. Tingkatkan kedisiplinan, ibadah dan taat kepada Allah SWT dan guru, maka kalian akan menjadi yang terbaik. Jangan minder, tanamkan dalam diri kalian bahwa kalian adalah yang terbaik. Jadilah contoh untuk teman-teman dan adik-adik kalian,” tutup Fud Syaifuddin. (Adv.KominfoKSB)












