ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat | NTB – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sumbawa Barat bersama TNI-Polri dengan cepat padamkan Si Jago Merah di Desa Rempe, Kecamatan Seteluk, pada Senin, (9/5/22).
Kepala Damkar Sumbawa Barat, Drs. H. Hamzah kepada awak media ini, Selasa, (10/5), menyampaikan, bahwa pihaknya bersama TNI-Polri berhasil memadamkan rumah Latif Onyo (70), warga Dusun Rempe Beru, Desa Rempe, Kecamatan Seteluk tersebut sekitar pukul 20:38 Wita.
“Alhamdulillah, rumah 16 tiang tersebut berhasil kami padamkan atas kerjasama semua pihak,” ucapnya.
Sementata itu, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Heru Muslimin,S.IK,.M.IP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi,S.Sos menceritakan kronologi kejadian, bahwa sekitar pukul 20.00 Wita pemilik rumah menyalakan televisi yang baru di servis, selang 5 menit TV tersebut tiba-tiba mati dan muncul garis merah dilayar TV. Setelah itu pemilik rumah langsung mencabut kabel power TV dan langsung meninggalkan rumah untuk bertamu ke rumah temannya yang berjarak sekitar 20.
“Selanjutnya sekitar pukul 20.10 Wita korban kembali ke rumah dan melihat ada kobaran api yang berasal dari TV tersebut, kemudian pemilik rumah langsung lari meninggalkan rumah dan berteriak minta tolong ke warga. Selain itu, terjadi ledakan yang diduga berasal dari tabung gas elpiji 3 Kg. Dengan adanya kebakaran tersebut warga sekitar mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya,” jelas Eddy.
Eddy melanjutkan, sekitar pukul 20.23 Wita, anggota Piket Polsek Seteluk beserta anggota Koramil Seteluk telah tiba di lokasi kebakaran beserta 3 unit mobil pemadam dan langsung memadamkan sekaligus membersihkan sisa-sisa kebakaran. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.38 Wita oleh petugas Damkar. Dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa.
“Adapun barang terbakar yang tidak sempat diselamatkan berupa gabah 30 karung, 1 unit kulkas, 2 unit televisi, 3 buah sertifikat sawah, 1 buah tabung gas dan kompor gas, peralatan rumah tangga, pakaian, 3 buah kasur kapuk dan ijazah SD, D3 milik anak korban,” jelas Eddy.
Untuk diketahui, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak Polsek Seteluk, namun dugaan sementara kebakaran tersebut diakibatkan karena konsleting listrik yang berasal dari televisi yang baru selesai di servis. Total kerugian diperkirakan sekitar Rp.100 juta. (ZMN.Yan)












