Penerimaan Peserta Didik Baru SD Dilakukan Secara Luring dan Offline

  • Bagikan

(Foto: Suarman, S.Pd Kabid Pembinaan Dikbud KSB) 

ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat | NTB – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tidak memberlakukan pendaftaran online bagi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD). 

Atas hal itu, pendaftaran sendiri akan dilakukan secara luring atau offline. Dimana, setiap calon peserta didik (siswa) akan bertatap muka langsung dengan panitia penerima siswa baru di setiap sekolah.

“Dinas telah memutuskan jadwal pelaksanaan PPDB SD untuk tahun ajaran 2022/2023,” kata Kepala Dinas Dikbud melalui Kepala Bidang Pembinaan, Suarman, S.Pd kepada awak media ini, Senin, (9/5/22).

Suarman menyampaikan, bahwa pendaftaran dimulai tanggal 7 s/d 22 Juni 2022 mendatang. Selanjutnya 23 s/d 25 Juni 2022 yaitu verifikasi dan validasi persyaratan oleh sekolah. Tanggal 27 Juni yaitu pengumuman hasil seleksi. 28 s/d 30 Juni yaitu pendaftaran ulang bagi peserta didik baru yang diterima. Terakhir, tanggal 11 s/d 13 Juli 2022 yaitu masa pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru yang langsung dirangkai dengan hari pertama masuk sekolah.

Sambung Suarman, didalam PPDB SD juga tetap diberlakukan sistem zonasi serta pemetaan ketersediaan ruang belajar guna mengantisipasi adanya penumpukan siswa di sekolah tertentu.

“Kami telah melakukan pendataan dan tiap sekolah mendapatkan kuota penerimaan siswa baru yang berbeda-beda,” ujarnya. 

Dilanjutkannya, dalam proses PPDB SD juga tetap akan dipantau dan diawasi oleh pemerintah untuk menghindari terjadinya Pungutan Liar (Pungli) yang membebankan orang tua murid.

“Kalau pun nantinya ada pungutan semisal uang pembangunan, seragam atau uang apapun itu, maka mesti ada sinergi sekolah dengan komite sekolah dan yang lebih penting lagi sepengetahuan kepala daerah,” terangnya.

Disinggung mengenai Sekolah Dasar mana yang mendapatkan kuota paling banyak dalam PPDB SD, dia menjawab ada tiga sekolah. Yaitu SD 1, SD 2 dan SD 4 Taliwang dengan jumlah 84 orang dengan komposisi 3 (tiga) rombongan belajar.

“Perihal agenda pendidikan ini telah kami sosialisasikan kepada teman-teman Kepala Sekolah (Kepsek) untuk selanjutnya ditunaikan,” beber Suarman yang diwawancarai di ruang kerjanya.

Suarman menghimbau kepada Kepsek dan perangkatnya agar selama kegiatan PPDB ini memberikan pelayanan dengan baik agar membawa kesan positif.

“Insya Allah, kedepannya kami kembangkan dan berupaya PPDB SD agar bisa dilakukan secara online sebagaimana jenjang pendidikan SMP yang sudah modern,” tandas Suarman. (ZMN.Yan) 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *