ZONAMERAHNEWS.NET, Sumbawa Barat – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Bidang Pelayanan Mutu dan Sumber Daya Kesehatan (PMSDK) sukses menggelar TRC Ambulans Competition 2026 pada Sabtu (15/8/2026). Mengusung tema “Fast Response, Safe, Accurate, Professional,” kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans Puskesmas dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, aman, dan profesional bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.M.R.S., MQM. Hadir pula dalam acara tersebut Kepala Bapelkes Kementerian Kesehatan RI di Mataram, Haji Ali Wardana, SKM., M.Si.; perwakilan Emergency Link Indonesia, Antoni Fajar Maulana, S.Kep., Ns., M.Kep.; Kepala Bidang PMSDK; para Kepala Puskesmas; serta seluruh petugas TRC Ambulans dari masing-masing Puskesmas se-Kabupaten Sumbawa Barat.
Kehadiran seluruh tim TRC Ambulans dalam ajang ini menjadi momentum penting untuk mengukur sekaligus memperkuat kompetensi serta membangun keseragaman standar pelayanan. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini dirancang sebagai ruang evaluasi, pembelajaran, pengembangan kapasitas, dan benchmarking antartim guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
TRC Ambulans merupakan pilar penting dalam penguatan layanan KSB Maju Kesehatan yang hadir untuk mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat. Layanan ini tidak hanya berfokus pada respons kondisi kegawatdaruratan, tetapi juga terintegrasi dalam sistem pelayanan kesehatan yang memberikan berbagai layanan langsung di wilayah kerja Puskesmas.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan KSB, dr. Carlof, menegaskan bahwa esensi kegiatan bukan semata-mata mencari siapa yang keluar sebagai juara. Lebih dari itu, kompetisi ini diharapkan mampu mendorong setiap petugas agar semakin siap menghadapi kompleksitas di lapangan, terampil bertindak, solid bekerja secara tim, serta konsisten mengutamakan keselamatan masyarakat.
“Kompetisi ini bukan hanya tentang mencari siapa yang terbaik, tetapi bagaimana kita semua belajar menjadi lebih baik. TRC Ambulans adalah bagian dari wajah pelayanan kesehatan kita di tengah masyarakat. Kecepatan harus diiringi ketepatan, tindakan harus mengutamakan keamanan, dan seluruh pelayanan harus dilakukan secara profesional,” tegas dr. Carlof.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan kompetensi petugas harus berjalan seiring dengan penguatan sistem pelayanan melalui Siaga Prima KSB dan TRC Satu Komando terintegrasi KSB Maju Kesehatan. Langkah ini diambil agar setiap kebutuhan masyarakat dapat direspons secara terkoordinasi dan berorientasi pada mutu.
“Kita ingin memastikan TRC Ambulans tidak hanya cepat merespons, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, aman, tepat, dan berkelanjutan. Inilah semangat KSB Maju Kesehatan, menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bapelkes Kemenkes RI di Mataram, Haji Ali Wardana, SKM., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan TRC Ambulans Competition 2026. Menurutnya, kegiatan ini merupakan praktik baik (best practice) yang efektif untuk membangun budaya belajar dan evaluasi bagi para petugas. Melalui simulasi dan kompetisi, setiap tim dapat mengidentifikasi kekuatan, menemukan ruang perbaikan, serta saling berbagi pengalaman.
Ia juga menyatakan komitmen Bapelkes Kemenkes RI di Mataram yang siap mendukung penuh pengembangan kompetensi tenaga medis dan keperawatan di KSB, khususnya dalam bidang penanggulangan bencana dan krisis kesehatan.
Dalam laporan pelaksanaannya, Kepala Bidang PMSDK, H. Indra Alamsyah, S.Kep., Ns., M.Si., menjelaskan bahwa kompetisi ini terbagi ke dalam dua kategori utama, yaitu: Cognitive & Decision Making (Written Test). Kedua kategori tersebut dirancang secara komprehensif untuk mengukur pengetahuan, analisis situasi, pengambilan keputusan, keterampilan klinis, komunikasi, kerja sama tim, clinical reasoning, serta penerapan keselamatan pasien. Selain itu, materi Siaga Prima KSB dan TRC Satu Komando terintegrasi KSB Maju Kesehatan turut diintegrasikan ke dalam materi uji kompetensi.
Melalui penyelenggaraan TRC Ambulans Competition 2026, Dinas Kesehatan KSB berharap seluruh tim dapat menjadikan momentum ini sebagai pemacu semangat dalam meningkatkan kapasitas, kolaborasi, dan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan. (**)












