ZONAMERAHNWS.NET. Sumbawa Barat – Urus administrasi kini makin praktis dan bebas repot. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tengah gencar menggalakkan program aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk memudahkan urusan harian masyarakat.
Demi mengejar target, petugas Dukcapil turun gunung alias melakukan jemput bola langsung ke berbagai instansi pemerintahan. Langkah ini menjadi strategi awal sebelum layanan IKD diperluas secara luas ke penjuru masyarakat.
“Petugas kami akan turun ke kantor-kantor. Kalau warga bisa datang langsung ke kantor juga bagus, prosesnya cepat banget kok, hanya butuh beberapa menit saja,” kata Kepala Disdukcapil KSB, Feriyal, saat berbicara di Forum Yasinan Pemda KSB, Kamis (27/8/2026).
Penerapan IKD ini sejalan dengan Permendagri Nomor 72 Tahun 2022 guna mengikuti transformasi digital pemerintahan. Kehadiran IKD membawa banyak keuntungan bagi warga, mulai dari akses layanan yang super cepat, bebas risiko KTP fisik hilang atau rusak, hingga meminimalisir praktik pemalsuan data.
Yang paling asyik, warga tidak perlu lagi repot membawa tumpukan fotokopi KTP saat mengurus berbagai keperluan. “Sekarang semua sistem sudah digital. Untuk urus pajak sampai beli tiket sudah mulai pakai identitas digital. Jadi tidak perlu lagi bolak-balik fotokopi,” ungkap Feriyal sambil berpesan agar warga tetap waspada menjaga kerahasiaan data pribadi mereka.
Sementara itu, dari target 6,4 persen yang dibebankan, capaian IKD di KSB saat ini sudah merangkak naik ke angka 2,69 persen dari sebelumnya 2,4 persen. Dukcapil KSB optimis angka tersebut akan terus melonjak berkat dukungan penuh dari OPD dan kesadaran masyarakat yang mendatangi langsung posko atau kantor pelayanan Dukcapil. (**)












